Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Home
Chirp..Chirp..
Jul 3, 2007
Hola semuaaaaa..Blog saya pindah..Bedol desa..Kini ke....


www.rembulanindira.blogspot.com


Mampir-mampir lagi yaaaaa.. :)


Senyum dulu ah..





Posted by Rembulan on Nov 24, '10 12:08 AM for everyone
Cus I'm going to fly..Fly high..Fly like a butterfly..
When people say I can't..I just smile..
Cus I will fly..Fly high..Fly like a butterfly..
To make them understand..That I can fly..
Fly like a butterfly..
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bukan, kutipan di atas bukan lagu..Itu hanya sejumput bait yang tb2 tertuang saat saya memulai post ini. Hahaha. I know. Ga penting. Kalau di twitter, #abaikan. Hehehe.

Ini tentang apa yang saya alami Senin malam lalu. Saya menyeruak. Yap, akhirnya saya berani keluar dr cangkang saya. Hehehe. Mengesampingkan sikap saya yang haha hehe haha hehe, banyak yg tdk mengetahui tingkat insekuritas saya tinggi. Saya orang yang susah dekat dengan org lain. Saya org yang susah memulai suatu obrolan dengan orang yang benar2 asing. Dan saya org yang tidak percaya diri utk melangkah. Dalam hal apapun. Takut mencari kerjaan baru karena saya berpikir saya tdk kompeten. Takut datang ke suatu acara karena saya merasa saya ga cocok berada di acara itu. Takut semuanya. Tapi saat saya sudah merasa nyaman dengan lingkungan yang baru itu, barulah saya bisa tertawa dan pada akhirnya merasa nyaman.

Keadaan ini, saya tahu, sering menghambat saya. Beberapa undangan acara fashion show tdk jd saya sambangi karena disaat terakhir tb2 saya sakit perut, berpikir bahwa semua yang dtg pasti fashionista, sosialita, cantik2, cakep2, anak gaul, sedangkan saya tdk melihat diri saya sebanding pun dengan mereka. Saya berpikir, mereka pasti tipe orang yang bs membeli banyak barang2 bagus dengan merk ternama sedangkan saya cukup puas kalau bs membeli barang murah di Mangga Dua (hihihi). Jadi ya, saya memutuskan (disaat terakhir) utk tdk jd dtg ke acara fashion show itu. Ini salah. Saya sudah menggeneralisasi mereka dalam paradigma saya dan saya sudah mengasihani diri saya sendiri. Ini salah. Saya tahu. Dan saya mau berubah (seengganya saya mencoba..hehehehe)

Senin lalu saya mendapat undangan fashion show lagi. Jika sebelum2nya saya hanya mendapat VIP, kali ini saya mendapat VVIP. Dan saya diyakinkan seseorang utk datang. Dan stres itu mulai lagi menerpa saya.

Sang pengundang mengenalkan saya pada bbrp temannya, semua mengatakan saya HARUS datang. Mereka jg akan ada di sana. Saya sedikit tenang. Seengganya ada bbrp orang yang akan saya kenal berada di sana.

Saya bertanya soal dresscode, djawab tidak ada. Hanya dibilang "Kamu pake baju batik aja ya, kayak tadi. U look lovely. Etnic lovely." Hmm..Satu sisi saya mengatakan, tdk mungkin acara sebesar itu tanpa dresscode, tp yasudahlah, kalau dbilang pake batik saja tak apa, maka saya akan pake batik saja. Sedikit ketenangan lagi.

Seberat apa proses ini bagi saya? BERAT!! Saya bs tertidur memikirkan saya hrs memakai baju apa dan bagaimana saya hrs bersikap. Saya rasa saya sudah over paranoid tentang ini, maka saya mulai melakukan sesuatu. Beruntunglah mama dan abang saya sangat mendukung dan membantu. Mama mengijinkan saya memakai supirnya utk mengantar ke tempat acara. Sedikit merasa bersalah karena mama jd hrs pulang terburu-buru, tapi untung mama tdk membuat saya terus2an merasa bersalah. Kalau beliau melakukannya, beliau tahu saya pasti nangis sepanjang jalan. (Ya, saya super sensitif jika saya merasa sudah menyusahkan org lain. :() Dan abang saya langsung mengiyakan saat saya meminta tolong membawakan spatuw ke apartemen (pd akhirnya, supir mama yang mengambilnya, tp konfirmasi yang dilakukan abang saya saja sudah sangat membantu saya).

Bang, tolong nanti ak jangan dtinggal ya. Ak agak susah berbaur. Dan ak mudah stres kl ak berada di tempat yang ak blm nyaman. Tolong nanti ak jangan dtinggal ya.

BBM singkat pada sang pengundang. Saya berpikir, bertindak jujur adalah yang terbaik. Daripada saya stres sendiri nanti di sana.

Nanti kan ak di backstage, tapi ak akan minta temenku nemenin kamu. Tenang aja. Ok!

Dan di sana lah saya. Di dalam mobil mama. Ditemani Pak Totok dan kemacetan Jakarta. Tangan saya panas dingin. Stres. Sang pengundang bbm saya, menanyakan saya dimana. Saya takut telat (yak, menulis post ini, saya baru sadar, saya ketakutan akan banyak hal ya?!). Beruntunglah Pak Totok jg mengerti saya, mengiyakan permintaan saya utk keluar dr toll dan lewat jalan biasa. Lebih cepat. Dan saya bs tiba tepat pada waktunya.

Ak udah di dalam, kamu nanti tlp Yogi aja ya. Dia akan temenin kamu. Ini nomernya.....

BBM lagi dr sang pengundang. Saya langsung menelpon Yogi. Ah, nada yang ramah membuat saya merasa semakin tenang. Saya mencoba berjalan dengan penuh percaya diri melewati lobi hotel besar itu. Sampailah saya. Yogi mengenalkan teman2nya yg lain. Ah saya tenang skrg. Sang pengundang menelpon menanyakan saya dmn. Ia datang, mengenalkan saya ke beberapa temannya yg lain lagi. Lalu mengalungkan saya kalung etnik yang td dpakainya. Ah, ternyata hangat. Saya sudah ketakutan semua pembicaraan akan menjadi sgt dingin. Ternyata tidak.

Saya masuk. Cindy menemani saya. Sepanjang acara, sang pengundang BBM saya, bercerita ttg spatuw, baju, dan lain2 yg sedang dipamerkan. Merasa senang. Ternyata keberadaan saya diperhitungkan. Padahal saya tahu ia sedang sibuk sekali di belakang panggung. Lalu....

Defrico Audy. Neo Tribal. Shoes by Rembulan Indira.....

Pettt!! Suara lain tb2 teredam. Saya terharu. Spatuw produksi saya akan tampil. Perasaan yang menggugah secara aneh. Menggelitik. Belum pernah saya rasakan sebelumnya. Kupu2 beterbangan.

Selesai acara, saya langsung mencari sang pengundang. Memeluknya. Huaaaa. Senangnya. Perasaan yang aneh menjalar. Bangga pada diri saya sendiri. Bangga pada usaha saya. Bangga saja lah intinya. Saya berhasil mengalahkan ketakutan. Ketakutan yang saya ciptakan sendiri. Di tengah keparanoidan hidup saya. Saya berhasil mengambil satu langkah maju. Untuk bs menikmati hidup saya. Bisa melihat hasil kerja saya dipamerkan. Bisa mengatakan pada diri saya sendiri, bahwa saya layak mendapat perasaan membuncah ini. Indah.

Memang saya harus terus belajar. Untuk mencintai diri saya sendiri. Karena banyak org mengatakan, saya memang pantas dicintai. :) Amin.

Senyum dulu ah.. :)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Big thanks to:
1. Tuhan.....Makasi ya Tuhan, membiarkan ak terus belajar.. :)
2. Bapak dan Mama..Tdk kurang2 berkah Tuhan tersalurkan lwt bapak dan mama..
3. Kak Arie..Apa si yg ga loe lakuin buat gw kak.. :) Makasi ya..
4. Bang Wewe..Sang pengundang..Terimakasih sudah menjadi kamu.. :)
5. Mas Audy..Makasi kepercayaannya mas..
6. Yogi dan Cindy..Makasi udah jd teman yang sangat menyenangkan..
7. Pak Totok: Makasi uda mau nungguin saya sampai malam ya pak..
8. Twitter: Oh, u just don't know how helpful you are to my life.. :)

Posted by Rembulan on Nov 16, '10 8:16 AM for everyone
Durjana. Jangan tanya kenapa saya memakai kata itu. Terdengar seksi saja. Hehe.

Saya lagi kena tula. Kualat sm orang tua. Hehehe. Kualat sm Bang Wira (saya memanggilnya Bang Wewe..pemilik Wewe U Community). Kami bekerjasama di beberapa kesempatan dan kami sedang menjalankan sebuah proyek bersama jg. Proyek apa? Rahasia ah. (sok penting!!)

Nah kmrn saat sedang chatting dengan bang Wewe, chatting berjalan lambat sedangkan order list ke pak tukang hrs segera disampaikan, jd saya "sedikit" marah. Hehehe. Kemarahan saya krn lambatnya pingpong kami dibalas dengan satu kalimat lucu.

Maaf ya Bul, km tau ngga ini ak jg lg chatting sm ada kali 15 org, mereka nyari ak utk bikin ini bikin itu dan bahkan utk urusann kurban besok..Maaf ya..Ya ya ak fokus lg..

Dan saya malah ngakak bacanya. Palugada banget si. Dr butik sampai ke kambing kurban. Hihihi. Respon saya saat itu "Bang, abang tu ga bs ngerjain smuanya. Abang pasti ga enakkan ya sm org kl dimintain tolong. Jangan gt bang, lama2 abang yang kcapean sendiri. Ayo bang Wew hrs bs bilang TIDAK!!"

Dan JRENG!! Hr Minggu lalu saya kena tulanya. Hehehe. Saya di bbm pagi2 sm seorang teman yang memiliki butik batik besar di Kemang. Beliau ingin bertemu, mau memesan spatuw batik. Untuk kapan?? Untuk hari Minggu depan!! Untuk diibawa ke Singapore. Sudah pasti saya tolak. Hahaha. Krn selain pesenan memang sudah penuh sampai akhir November ini, hr itu jg saya ingin ke apartemen mamah. Dan malas ke tempat lain dl. Lama kami bbm-an. Penuh bujuk rayu. Dan tb2, entah kekinclingan otak drmn, saya mengetik...

Yaudah deh mbak, ak mau ksana kl dkasi baju atasan batik gratis. Ak hrs pake batik hr Senin bsk dan umumnya batik ak dress, ga boleh dpake ke sekolah. Jd ak mau atasan gratis.

Nah kan..Nah kan..Kekinclingan otak dr mana coba tu??? Dan di luar bayangan saya, beliau bilang "Iya, gratis..ayo cpt dtg adekku.." HAAAA!!! Dan datanglah saya. Dengan cengengesan. Saya sudah pasti tdk tahu apa (atau siapa) yang akan saya hadapi. Hihihi.


Pertemuan berjalan lancar. Makan gratis. Batik gratis. Sampai di bagian beliau ingin memesan lebikurang 50pasang spatuw dan komunikasi menjadi spt ini:

Dia: Iya cyin, gw mau bawa ni spatuw ke Singapore ya. Hr Minggu. Jadiin ya.
Saya: Mana bisaaaa??? Ak msh pegang utk Fashion Tandance..Full sampe akhir bulan. Ga bisa.
Dia: Yaaaa..ayo dooonk..Bisa donk yaaaa..Ya ya ya please..Gw pgn bawa spatuw batik.
Saya: Ga bisa..Mentok..Mepet waktunya mbak..
Dia: Ayo donk adekkuuuu..
Saya: Sepuluh pasang aja ya (nah kan nah kan..cari masalah!!)
Dia: Yaaa...semuanya ajaaa..Kan biar sekaliaaan..
Saya: Ga bisa..Ga cukup mbak waktunya..
Dia: Ya bisa deh..Bisa ya..Dulu2 loe blg ga bs tp kan pd akhirnya loe bs..Skrg jg pasti bs kok..Yah yah..
Saya: Yaudah deh.. (NAH KAAAANNNN!!!!)

Pulang bertemu, saya blank. Bingung banget. Gimana ngatur produksinya ya? Dan dodolnya, saya br sadar bahwa hari Rabu itu libur Idul Adha yang berarti pak tukang jg akan libur.Haduuuh. 

Saat saya ke workshop hari Seninnya, saya (secara harafiah) bengong jg. Sampai kemudian saya berbicara dengan kepala produksi dan *secara tak langsung* memohon. Hehehe. Beliau jg msh tak yakin. Saya apalagi.

Ternyata susah ya mengatakan "TIDAK" ke orang. Saya sudah srg berpikir bahwa saya hrs menjadi orang yang mampu mengatakan TIDAK disaat saya memang harus mengatakannya. Tapi ternyataaaa..Huaaaa..

(Ga) Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Nov 16, '10 7:38 AM for everyone
Category:Other
ONROP! Pertama mendengar kata2 ini dikumandangkan di twitter oleh sang sutradara Joko Anwar, saya tdk punya ide sama sekali apa itu ONROP! Setelah lama, saya akhirnya menanyakan ke Silka, onrop apa si? Jawabannya sederhana. PORNO. Ooooh, ternyata porno dibalik menjadi onrop. Hihihi. *tepokjidat*

Akhirnya kmrn malam saya menonton drama musikal ini. Dan karena saya jg bukan seorang ahli dalam hal teater, maka apa yang saya jabarkan di bawah ini murni opini. :)

* Cerita: Inti ceritanya saya suka. Apa yang mau disampaikan sesungguhnya sangat indah. Sayang, skenarionya menurut saya kurang kuat. Sehingga beberapa adegan, menurut saya, sangat telenovela. Hehehe. Seperti ketika Bram dan Sari berada di penjara dan mulai reromansaan "tanpa kamu, apalah gunanya" hayaaaaa...hihihihi..

* Karakter: Tokoh Sari, menurut saya, kurang centil. Hehe. Digambarkan, ia adalah sosok yang ingin mendobrak ke-sok-moral-an orang2 di masa itu. Tapi kurang kuat (entah krn skenario atau memang pemainnya) jd stengah2. Kurang menancap di hati. Goyang pinggulnya kurang dihentak (apa sih?), ya kurang centil lah. Hehe. Oh dan saya sebel liat Bram. Hehehe. Apa si jalannya kayak penguin gt? Penggambaran tokoh yang taat peraturan tdk harus dgn jalan kaku mindik2 ala penguin gt kan? Hehehe. Karakter yang kuat justru Amir, total dr awal sampai akhir dimainkan secara apik. Menancap di hati. Gelandangan jg bagus. Karakternya jelas. Walaupun tdk djelaskan satu per satu, tapi scara kuat terlihat dr kesesuaian dan dinamika karakter secara simultan. (cieeee, saya pakai kata simultaaaan).

* Tata Suara: Cukup lah. Tapi kenapa onropian yang berpenis besar (lalalala..saya mengucap kata itu, buang saja saya ke pulau onrop!!), yang justru adalah "pemimpin" dr makhluk pom2 onropian itu mikrofonnya tdk bekerja dengan baik. Suaranya kecil pun.

* Tata Lampu: Luar biasa. BAGUS!!! Dramatisasi, semua terjadi tepat pada waktu yang seharusnya.

* Musik: Bagus!! :)

* Pemain: Satu yang sangat menonjol bagi saya adalah Amir yang dimainkan Ario Bayu. Pas saya baca biografinya, ternyata lulusan akademi akting New Zealand, pantes bagus. Hihihi.

Secara keseluruhan, saya terhibur. Dengan harga tiket 200rb (saya membeli silver btw), saya puas. Angin segar untuk dunia teater, sesuatu yang penuh canda dan menyentil. :)

Well done Onrop! Team..

Saya menunggu sekuelnya.. Yang sudah diumumkan aja lho akan ada kapan. Hihihi. Ikutan casting doooonk.. *goyang2 pantat*

Senyum dulu ah..

PS: Sayang review di sini hanya bs memakai 1 voto, saya ingin menunjukkan saja betapa ngga pentingnya cap yang dberikan penyelenggara. Lebih terlihat seperti lebam di tangan drpd cap. Hihihi. (Akan saya post votonya di blogspot saya aja deh.. :p)


Posted by Rembulan on Nov 12, '10 9:15 PM for everyone
Ketika saya sedang menjahit di kamar, Uta srg menemani saya. Bertanya ini apa itu apa ini apa itu apa kemudian diakhiri dengan "Kok ibu lama si jaitnya? Ga mau main sm Uta?" DUBRAK!!! Hehehe. Malu ati.

Suatu hari pulang kerja saya lanjut menjahit bantal utk hadiah seorang teman. Uta masuk lalu bertanya buat bantal apa, saya jelaskan itu utk hadiah ulangtaun Cantika, anaknya pak tukang yg bikin sepatu ibu. Untunglah dia mengerti dan cm blg "Uta boleh temenin?" Boleh donk.... :)


Ditengah proses dia menemani saya, memang dia cuit cuiiiit terus. Gada abisnya. Hihihi. Lalu dia bercerita.

Ibu, td Keisha di sekolah jatoh, trus kata ibu guru Keisha hebat krn ga berdarah.

Woops..Lgsg berhenti menjahit..

Saya: Hebat krn ga berdarah atau hebat krn ga nangis nak?

Uta: Kata ibu guru hebat krn ga bedaraaaah..

Hmm....Ada yang perlu diluruskan sepertinya..Saya mengambil bantalan jarum saya, bbrp lembar kain, dan jarum pentul (ya maaf deh alat peraganya aneh, kan lg menjahit..hehehehe)

Saya: Dek, tau ga, kulit kita itu berlapis-lapis lhoooo. Nah di lapisan yang dalam, ada darah. Ini darahnya ya dek (smbl nunjuk bantalan jarum), nah ini lapisan kulit kita (sambil menutupi bantalan jarum dengan kain). Ada satu, dua, tiga, ya banyak lah (ibu gagal, ga mau ke wikipedia dl nyari brp lapis kulit mannusia..hihihi). Kalo ibu tusuk di atas sini (nusukkin jarum ke kain), darahnya uda kena blm ya?

Uta: Belum.

Saya: (menyingkirkan lembaran kain pertama) Kalo ibu tusuk di sini uda kena blm ya?

Uta: Belum.

Saya: (menyingkirkan lembaran kain kedua) Kalo skrg ibu tusuk, uda kena blm ya?

Uta: Udah.

Saya: Nah kl uda kena brati berdarah ngga ya dek?

Uta: Iya.

Saya: Nah, brarti Keisha waktu itu ga berdarah krn apa?

Uta: Krn belum sampe ke darahnya lukanya.

Saya: Pinteeeerrrrrr....

Besoknya, kata mamanya, dia blg ke ibu gurunya.

Ibu, Keisha itu ga berdarah krn blm kena darahnya. Bukan krn Keisha hebat. Tp Keisha pinter ngga nangis. Gitu.

Dan ibu gurunya bengong..Hihihihi..

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Uta melihat bola duri saya di atas meja.


Uta: ini apa ibu?

Saya: bola duri dek.. *smbl makan pekedel jagung*

Uta: aw aw..ini bikin sakit ya ibu?

Saya: engga kok..coba aja..

Uta: engga ah..sakit..ini buat apa ibu?

Saya: *membuka tangannya Uta* adek tau ngga, ini yang merah2 ini apa ya?

Uta: mmm...darah?

Saya: yes, betul..nah, waktu kita pegang bola duri itu, duri2nya itu akan mengenai sedikit saluran darah ini. jadi darahnya lancar. :)

Uta: tapi ga berdarah ibu?

Saya: engga, krn duri2nya pendek, tdk sampai msk ke kulit kok.

Uta ambil bola duri saya, dbawa ke luar trus bilang ke temennya

Bola duri ini sehat lho..Bisa bikin saluran darahnya lancar..

Saya mengintip dari balik jendela dan tertawa melihat wajah temannya yang bingung. Hihihihi.

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Nov 11, '10 7:52 AM for everyone
Istilah itu saya dapat dr Iriel, teman saya. Beruang besar yang kalau saya menelpon atau bbm "Rieeeeel, temenin ke Grand Indo.." maka dia akan menyambut dengan sukacita. Anak mall sejati. Saya yg tdk suka mall pasti akan menanyakan segala sesuatu tentang mall padanya. Kalau janjian ketemuan di mall, berhenti saja di suatu tempat lalu bilang anda di depan tempat apa, maka dia akan menemukan anda. In no time. Saya sampe kaget sendiri betapa cepat dia menemukan saya di mall yang besar itu. Hehehe. Enoff tentang Iriel ah. Tar idungnya ngembang terlalu besar karena saya omongin di sini. :p

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Beberapa kali saya membaca istilah ini diungkap Iriel lewat akun twitternya, di awal, saya hanya berpikir "apaan si ni si Iriel??apa2 imperfectly perfect..apa2 imperfectly perfect" tapi saya enggan (baca: gengsi) bertanya sampai kemudian saya mengerti sendiri artinya. Dalem iiiih..

Ketika kita memutuskan untuk membiarkan hati (dan logika??) untuk menyayangi seseorang, maka kita memutuskan utk menerima keseluruhan paket org itu. 

Menerima wajahnya yang ganteng jg dengan bau badannya (ohmaygat, contoh yang salah),
Menerima kepandaiannya yang luar biasa dengan ke-kurangbagus-an rupanya,
Menerima perhatiannya yang mendalam dengan ketidakmodalan pulsa (sumpah saya ga curhat),
Atau menerima kekayaannya dengan hobinya yang srg main mata (errrr).

Semua itu satu paket. Setiap manusia ada kelebihan ada kekurangannya (*sodorin kartunama: Yusuf Mansyur) dan selama ada kompromi, maka kekurangannya tdk akan menutupi kelebihannya. Menerima kelebihannya maka harus jg mencoba menerima kekurangannya. Imperfectly Perfect. Kesempurnaan yang tidak sempurna. Semua kembali ke komunikasi dan kompromi(sasi?).

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Saya pernah bazaar di Kemang. Dan karena Mbak Mella saat itu sakit, maka saya yang menjaga langsung. Bazaarnya tdk sukses (tp balik modal --> penting ya info ini??) tapi saya mendapat satu pelajaran berharga dari seorang teman baru. Mbak Anne namanya. Ia menunggu kue kering dagangannya bersama dengan adiknya yang menjual risoles mayo (juarraaaa!!!!). Posisi mereka berjualan tepat di depan stand saya, maka saya seringnya menunggu dagangan dr tempat mereka aja. Ngeriung. Ngobrol. Makan risoles (gratisan). Hehehe. Dan sampailah kami di suatu pembicaraan tentang hubungan. Satu perkataan Mbak Anne yang masih saya ingat sampai skrg:

Ketika kita sudah mau menyerah dan sebel sama pasangan, inget satu aja, satu aja hal manis yang pernah dilakukan pasangan kita. Entah dia menawarkan nganter ke dokter. Entah dia mau ngambilin kita makan pas kita sakit. Satu hal aja. Dan satu hal manis itu akan menutupi kekurangannya walau bejibun.

Saat itu saya langsung mencoba memahami. (Dan sampai sekarang masih mencoba memahami dan menjalani. Meni sulit... Hihihihi.) Dan sampai pada suatu kesimpulan itu. Imperfectly perfect. Kesempurnaan yang tidak sempurna. Bagaimana kita bs menerima ketidaksempurnaan pasangan dan menjadikannya sempurna di mata kita. Percaya pada saya, easier said than done. Haha.

Betapa memang meluruskan pemikiran dua kepala itu berat. Tapi HARUS dicoba dan dipelajari. Dan percobaan dan pembelajaran itu sebanding. *setidaknya itu yang saya coba utk yakini..hihihihi..

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Saya tau, akhir2 ini memang post saya random sekali. Dan kadang tak berujung, tak berkesimpulan, menggantung. Seperti yang ini. Saya pasti dikasi nilai C sama dosen kalau post seperti ini saya kumpulkan sebagai essay. Untung saya uda lulus. No need to worry. :p

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dua manusia yang bersatu
Adalah bukan cenayang
Saat satu tdk terbuka untuk berkomunikasi
Maka bagaimana yang lain bs tahu?
Dan sampai keterbukaan itu ada
Tuhan tahu, belum saatnya
Tuhan masih simpan keindahan itu
Untuk memunculkannya tepat pada waktunya

*ajieeeeeh...prikitiuuuuwwww..

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Nov 2, '10 10:12 PM for everyone
Saya sudah coba mengemukakan perasaan saya tentang daerah administrasi khusus ini. Baik di buku catatan yang saya bawa, di sms saya ke teman2 yang menanyakan Macau, atau di cerita-cerita saya. Tapi saya gagal. Hanya satu kalimat yang dapat menggambarkan. 

Macau...I'm in Love..

Macau terlalu merebut hati saya. Macau terlalu menggoda. Macau terlalu menangkap keinginan saya akan dunia (maupun akhirat). Satu sisi hotel-hotel mewah, sisi lain ruko-ruko padat berdempetan. Satu sisi kasino besar2an, sisi lain gereja2 Katolik dengan arsitektur indah. Bagaimana saya bs tidak cinta? Saya meninggalkan seperempat hati saya di Macau. Saya tahu saya pasti akan kembali suatu saat nanti.

Senyum dulu ah..


Posted by Rembulan on Oct 29, '10 8:30 AM for everyone
Hari ini kami bangun pagi sekali. Karena harus menaiki MTR pagi ke perbatasan Hongkong-Shenzen. Semua sudah siap. Semua penuh rasa syukur.

- Syukur ya ini hr Minggu, jd stasiun ga penuh
- Syukur ya dpt duduk di MTR, bayangin kl hari kerja kayak apa
- Syukur ya cepet dapet keretanya
Dan syukur-syukur lainnya..Yang berubah ketika kami sampai di LoWu (stasiun perbatasan).

Kekesalan pertama, kami mencoba menanyakan visa on arrival yang kami inginkan di suatu kaunter dengan tulisan "China Immigration Services".

Saya: Hi, I wanna ask bout Visa on Arrival, where can we get it? *senyum manis
Petugas: NO!!! NO VISA!!! *tangan melambai dengan kasar, tanpa senyum

WHAAAATTTTT???!!!


Ada satu kaunter lagi yang hampir sama tapi semua tulisan dalam bahasa Mandarin. Mencoba peruntungan, saya datang lg.

Saya: Hi, I wanna ask bout making Visa on Arrival..? *membelalakkan mata dengan polos, senyum
Petugas: NO ENGLISH!!

WHAT THEEEE?????

Akhirnya kami nekat, masuk dalam barisan. Kesalahan kami adalah, kami tdk berada di barisan yang sama. Tiga dr kami di barisan kanan, 2 di barisan kiri. Saya di barisan kiri.

Teman pertama di sblh kanan masuk.
Teman kedua di sblh kanan masuk.
Teman ketiga di sblh kanan masuk.
Teman di depan saya (baris kiri), memberikan paspornya. Dibolak-balik berkali-kali sama petugas imigrasinya. Saya tahu, pasti ada yang tdk beres. 

Petugas pd teman saya: VISA?
Teman saya: What?
Petugas: Visa? Where's Visa?
Teman saya: I wanna buy it, the visa on arrival.
Petugas: NO!! NO VISA!! *lalu memanggil temannya yg sepertinya jabatan lbh tinggi dr dia. Temannya itu meminggirkan teman saya. Tiba giliran saya.

Memberikan paspor dengan sopan. Paspor dilihat sekilas. Berwarna hijau, berarti dr Indonesia, sama dengan teman saya.

Petugas ke saya: YOU WITH HIM??? (yak teman saya perempuan dia pake HIM lho..)
Saya: Yea.
Petugas: *Melempar paspor saya dengan kasar dan berkata GO!! GO!!!

SETAAAAAAANNNNN!! Ga pernah saya diperlakukan spt itu. HAISSSS..Sabar Bulan, sabar..

Saya bergabung dengan teman petugas imigrasi yg sdg bersama teman saya. Pertanyaan pertama dr dia: "You can speak English?" Tadinya mau saya jawab "Owh, better than you for sure." Hehehe..Tp urung, ntar malah bikin ribut. Hehehe.

Dia menjelaskan dengan bahasa Inggris yang patah2. Yang membuat saya tdk betah dan memilih mengiyakan saja apa kata dia. Hehehe. Intinya, sedang ada games di Cina. Entah apalah namanya, olympic atau apa lah. Dan selama games itu berlangsung, VoA tdk diberlakukan. Begituuuuuuu.. *Saya pribadi si ga gt sedih2 amat ngga ke Shenzen..Hehehe..

Nah masalahnya skrg adalaaaah....Tiga teman kami sudah lolos dan dicap. Sedangkan kami berdua di luar, ga lolos. Ya gmn mau lolos, diliat aja paspornya  jg engga. *keluh

Jd kondisinya lucu, 3 teman kami di blakang loket. Kami berdua di luar. Nah kami teriak2an dan baca bahasa bibir deh tu utk memberitahu apa yg terjadi. Hahaha. Saya dan teman saya yg ngga lolos si legawa dengan blg "Yaudah, kalian ke Shenzen aja, kita ke Macau langsung." Tapi ternyata teman2 saya yg di dalam penganut once a five, should always remain a five. Hahaha. Jadilah kami menunggu di luar tanpa kejelasan berarti dan tiga teman kami di dlm sibuk mengurus pengeluaran mereka. Hehehe.

Tdk berapa lama akhirnya kami bersama kembali. Makan. Lalu duduk sebentar utk memikirkan bagaimana kelanjutannya. Akhirnya diputuskan utk lgsg ke Macau. Nah di Macau kami blm punya penginapan, jadilah kami sibuk telepon penginapan dr buku panduan yang dibawa salah satu dr kami. Menelepon sebentar dan diberitahu masih ada kamar dan akan disimpankan asalkan kami sampai di Macau secepatnya. Huaaaaaa. Lgsg beli tiket lg utk pulang dan menuju ke terminal ferry utk segera ke Macau. 

Saya sih...Suda pasti senang..Hihihihi..Macau adlh tujuan terakhir kami dan dr bayangan yg saya dpt di buku panduan, sepertinya akan menjadi tempat yang membuat saya betah. :)

Jadi, bye bye Shenzen, you know I hate you. Kalau saya punya uang lg dan sudah mengurus Visa dan bs msk sana, ingin rasanya saya menunjukkan paspor hijau saya dpn muka si petugas imigrasi yang kmrn membantingnya. "HERE!!! I GET IN YOU RUDE WORTHLESS OFFICER!!!" Hehehehehe.

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Oct 29, '10 7:56 AM for everyone
Jadwal hari ini..Disneyland.. Ahoy!!!

Kami sudah membeli tiket Disneyland di The Peak kemarin. Ada di lantai bawah. Dengan istana tinggi berwarna biru sebagai latarnya (jangan dijadikan acuan, mungkin saja di lain waktu, istananya berubah jd merah muda. :)) Saran saya, belilah tiket masuk Disneyland disini. Selain harganya sama, tdk perlu antri saat Disneyland buka, juga mendapat suvenir khrateis. Hehehe. Dari beberapa pilihan suvenir yang diberikan, akhirnya kami memilih payung. Payung berwarna biru bertuliskan Disneyland. :)

Disneyland buka jam10pagi. Kami berlima, si gadis Tsim Sha Tsui (nama daerah mansion dmana hostel kami berada dan juga nama stasiun penyambung ke banyak stasiun lainnya) berangkat pukul 8 pagi. Tdk langsung ke Disneyland. Makan dl lah di 7eleven. Hahaha. Murah meriah. Kan perjalanan masih panjang, uang smakin lama smakin menipis. :p Saking seringnya kami ke 7eleven ini, penjaganya sampai kenal kami. Hehehe. *eh, sepatutnya ga si saya bangga disini???

Jam 9 lewat kami sudah sampai. Bersantai sebentar karena jg masih sepi. Peta Disneyland dibagikan gratis di pintu gerbang. Kami diam sebentar utk mengatur rencana. Mohon dicatat, pengaturan rencana ini penting mengingat ada bbrp wahana yang favorit dan mengantri, jika tanpa rencana, pasti waktu habis dan badan sudah kelelahan kesana kemari dan mengantri. Nah dengan mengatur rencana dan meihat mana saja wahana yang bs dicapai dengan fast pass (tiket yg bs diambil yg memberitahu jam brp kita bs kembali dan tdk perlu mengantri panjang, lgsg masuk. :)) dan mana yang tdk, waktu jd efisien. :) Sayangnya saya lupa kronologis rencana kami ini, jd tdk bs membaginya disini. Maaf ya. Pdhl rencana kami, menurut saya, sgt  bagus. Hampir semua wahana kami naiki dan kami mengantri tdk lbh dr 5-10menitan. :)


Dan petualangan dimulai. Salah satu teman menggembar-gemborkan Space Mountain dr hari sebelumnya. Saya sendiri sengaja tdk membuka web Disneyland krn ingin dikejutkan. Sebelum msk ke kereta ada tulisan yang mengindikasikan bahwa permainan ini akan melempar menanjak menjatuhkan dengan kecepatan kencang dan jika ragu, maka jangan menaikinya dan itu adalah kesempatan terakhir utk berbelok. Dududududu....Kok jd agak gentar ya saya. Tapi sudah kadung. Tdk mau pula saya menjadi satu2nya yg tdk menaiki wahana ini.  *gengsi tingkat tinggi* Jadilah saya menaiki kereta itu. 

Ketika kereta berjalan, saya sudah mengucap "Aduh mami (panggilan saya ke teman saya yang satu kereta), knapa si kita naik ini???" Dan wusssss kereta melesat dalam kegelapan. Tdk ada apapun yang bs dilihat. Hanya gelap dan semburat jingga disana sini, seperti komet. Dan benar. Kami menanjak, menanjak lg (dan disini saya mulai tdk suka ni..hehehe) lalu menurun secara tajam, belok kanan patah, belok kiri, menurun lagi dengan cepat seperti dijatuhkan, menanjak lagi, memutar, belok kanan, lurus dengan kecepatan tinggi, memutar....Haduuuuuh, KENAPAAAA????? KENAPAAAA??? BUNUH AJA GUWEEE!!! Jujur, saya takut. Dan lucu mengingat saya senang bungy jumping dan olahraga ketinggian lainnya tp saya sgt takut di wahana (baca: WAHANA) ini. Analisa saya, karena di dlm sgt gelap. Adalah menakutkan utk tdk mengetahui apa yang anda hadapi di depan bukan??? Bukaaan??? Iya kaaan..Jawab donk iya..huhuhu..

Keluar dr Space Mountain, kami duduk sebentar. Minum. Mengembalikan nyawa. Lalu memutuskan mengutuk keras teman kami yang menggembar-gemborkan wahana ini. Hahahaha. Lalu menaiki wahana yang santai2 saja setelahnya. Hihihi.

Seperti saya tulis di atas, hampir semua wahana kami naiki. Ini daftarnya:
1. Space Mountain
2. Buzz Lightyear Astro Blasters (fungsi spin di kereta asik lho buat muter2..hehehe)
3. Autopia (jangan ketipu, ini beneran HARUS nyetir, bkn diem aja membiarkan mbl berjalan)
4. MIckey's PhilharMagic (FAVORIT!!!!)
5. The Many Adventures of Winnie The Pooh (ada fast pass..)
6. Sleeping Beauty Castle
7. Fantasyland Railroad Station (lumayan kl betis dah nyut2an, naik ini aja. :))
8. Jungle River Cruise (kami beruntung krn guide kami luarbiasa ekspresif..Menyenangkan!!)

Selesai bermain di wahana2 itu, pas sekali jam menunjukkan hampir pukul tiga sore. Pukul tiga sore akan ada parade di Main Street Disneyland. (Inilah pentingnya pengaturan rencana di awal. :)) Kami terpisah. Cukup jauh. Ada yg balik ke Winnie The Pooh membeli baju krn ternyata baju itu tdk ada di toko-toko di Main Street. Ada yg mencari tempat baik utk menonton. Dan saya? Saya sibuk memilih permen2 yang akan saya jadikan oleh2. Perlu dicatat bahwa, saya bukan tipe pembeli oleh2. Meminta oleh2 dr org yg pergi pun jarang, maka bs dpastikan saya menghabiskan waktu lama sekali di tempat permen itu dengan hasil satu kotak coklat (saya suka kalengnya, jd bukan coklatnya..hehehehe), satu renteng gummy, dan satu pak mint candy dalam 4kaleng kecil2. SEE!!! Segitu doank lama milihnya. Ga penting bgt deh. Hehehe.

Saya menonton parade sendiri sementara yang lain berkumpul di bagian lain Main Street. Tdk apa. Tetap menikmati. :) Voto parade di bawah milik Mbak Eva, krn voto parade saya ada di HD yg ga akur sm komputer ini..

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Oct 29, '10 6:57 AM for everyone
Dr malam sesampainya di Hongkong, saya memang sudah tdk enak badan. Saat ingin tidur, saya tdk bs. Ada dua dr lima perempuan ini yang mengorok. Kelelahan rupanya. Saya sudah coba pakai earphone dan mendengar lagu, tidak berhasil. Jadi saya terjaga sampai kira2 menjelang pukul 5. Lalu satu per satu dr mereka bangun (yg berarti tdk ada orokan lg donk) dan saat mereka bangun, saya tidur. Hahaha. Minum obat setelahnya dan melarutkan vitamin C. Saya sehat kembali. Hoooo yeah!!!

Hari ini kami akan berjalan kaki menuju Avenue of Stars. Semacam jalan di pinggir pelabuhan yang dikelilingi taman. Dan di jalannya, banyak tercetak tangan2 aktor/aktris terkenal, yang sayangnya, mereka terkenal di negara Cina. Hahahaha. Saya tdk mengenal 90% dr mereka. Hanya 3 aktor berkebangsaan Cina yang saya tau. Bruce Lee. Jackie Chan, dan Chow Yun Fat. Hahahaha. Beruntunglah setelah berjalan beberapa lama, akhirnya Jackie Chan menyapa saya. Lalu Bruce Lee. Chow Yun Fat sedang tdk asik, memutuskan utk tdk menyapa saya sampai akhir perjalanan. Apa terlewat? Mungkin saja. Pusing jg hrs jalan dan melihat cetakan tangan itu satu per satu. :)



Lalu kami ke The Peak. Sebuah tempat di dataran tinggi yang menyajikan pemandangan kota Hongkong. Saya suka tempat tinggi dan saya suka udara dingin. Jd saya sangat bersemangat!! Tambahan pula, di The Peak ini ada museum lilim Madame Tussauds. Memang tdk sebesar yang pertama di London sana (sok tau, kesana jg blm pernah) tp museum ini cukup lucu dan menghibur. :)

Pulang dr sana. Berjalan kaki kembali menuju hostel. Otot betis sudah terasa ditarik. Jalan pun saya menahan (sedikit) sakit. Maklum, di Jkt kan ditemani si Obil kemana-mana. :) *anak manja lagi cari alasan saja!!

Dan di hari pertama di Hongkong ini, saya sudah tau, saya menyukai kota ini tp biasa saja. Tdk terlalu suka. Terlalu urban bagi saya. :) Tapi tetap menjaga suasana hati donk. Tetap hrs menikmati perjalanan ini. :) Jd tetap tersenyum. Apalagi mie wonton yang saya makan enak sekali. *eh, ga nyambung ya. Hahahaha.


Senyum dulu ah.

Posted by Rembulan on Oct 29, '10 6:24 AM for everyone
Ah..Menulis blog jg akhirnya. Sudah mau menulis tentang cerita perjalanan saya kemarin tp biasa lah, post vacation itu adlh momen terberat. Momen saat harus kembali ke kehidupan nyata. Hahahaha.

Jadi, saya ke Hongkong tanggal 14 Oktober kemarin. Bersama teman-teman. Lima perempuan terdiri dari 1 ibu, 3 perempuan lajang, dan 1 yang berada di antara keduanya. Nah tebak saja mana yg saya mana yg lainnya. Hahaha.

Pesawat beangkat pukul 16.50. Dari awal perjalanan, kehebohan memang sudah terjadi. Biasalah perempuan2 ini banyak ah uh ah uh. Pengen jalan2 tp maunya yg murah meriah. :p Mengantri check in ya Tuhan lamanya. Ada pula bule Brazil yang kelebihan beban koper dan menolak untuk membayar. Jadilah dia menghambat antrian kami. *Just for the record, bule Brazil ini bawa guling anak2 yg uda kumeeeel banget..Antara mau terharu sm mau nempeleng kepalanya. Hehehe.

Kami tiba sekitar pukul 12 malam. Di airport yang futuristik, dingin, dan terkesan angkuh. Semua tanpa senyum. Bahkan hanya untuk menunjukkan dimana toilet berada, tak sesungging senyum pun diberikan. *Saya si, walaupun ga dikasi senyum ya tetap tersenyum aja. Hehehe.


Keluar imigrasi, menelepon dengan telepon umum gratis. Menelepon siapa lg kl bukan hostel tempat kami akan tinggal. Dijawab akan ditunggu. Naik taksi berlima, menuju ke sana. Di taksi, 2 perempuan lajang dan 1 ibu ini mengobrol. Bagaimana cara menghadapi calo yang akan kami temui di lantai bawah hostel kami. Saya sendiri sibuk dalam diam. Setiap kali turun pesawat dan mulai menapakai jalanan kota di kota yang belum pernah saya temui, saya selalu diam dulu. Mencoba menangkap aura kota ini dl. Mencoba berkompromi. :)

Oya, saya dan teman2 tinggal di suatu daerah yang jika saya sebutkan, semua org akan memutar bola matanya. CHUNGKING MANSION. Yup, you got it right. THAT mansion. Saya sendiri tdk pernah peduli akan tinggal dimana jika sdg berjalan-jalan. Karena itu saya tdk bermasalah. Tapi lalu ketikak teman saya membeberkan betapa muramnya tempat ini dan banyak sekali calo dengan ras tertentu yang suka membuntuti org msk, saya jd agak ketar ketir jg. Aplg Silka, teman saya, yg sblmnya sudah ke Hongkong membelalakkan mata ketika saya bilang saya akan tinggal disana. Saya masih ingat komennya, "Bulaaaan!!!! Knapa km tinggal situ?? Itu tu tempat terdodgy dr yg terdodgy. Aduuuuh." Dan saya hanya tertawa. Entah kenapa saya yakin saya bs melewatinya. Dan benar adanya.

Kami selamat-selamat saja tu melewatinya. Tiga hari kami habiskan di Hongkong, di mansion yang sama dan kami baik2 saja. Dan kamar di hostel yang kami tempati terhitung bersih. Jd saya pribadi tdk masalah. Saya baik2 saja dengan hostel ini. 

Dan Puji Tuhan..Hongkong terjamah di hari pertama yang hanya kurang beberapa menit lg saja. :)

Oya, saya selipkan voto kamar saya disana ya. Kamarnya bersih dan ukurannya cukup utk satu org. SAYANGNYA, kami hrs menempati kamar ini berdua!! Hahahaha. Tp ternyata cukup kok utk berdua. :) Hangat malah.Hahahaha.


Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Oct 12, '10 9:47 PM for everyone
Romo berkata suatu hari "Manusia itu lucu. Kalau datang ke Tuhan, yang dibicarakan pertama adalah permintaan. Pernahkah mengucap syukur dulu? Banyak yang hrs kita syukuri dalam hidup ini, dan semuanya adalah pemberian Tuhan kita, Yesus Kristus."

Mamah pernah berkata "Apa sih yg tdk pantas disyukuri dek? Kita bernapas setiap hari setiap detik aja bukankah itu sebuah anugrah? Berkah lho. Gmn kl kita bangun suatu pagi trus udah ga napas?"

Waktu itu si saya (dan abang saya) menjawab dengan canda "Mati donk maaaaah..Hehehe"

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tapi kemudian saya berpikir. Dan melihat ke belakang. Melihat hidup saya. Saya pernah mengeluh beberapa kali ketika harus mengeluarkan uang yang bukan utk saya. Saya merasa kesal kenapa hrs saya yang mengeluarkannya pdhl bukan kewajiban saya. Saya kesal kenapa saya berada di situasi dmn saya HARUS mengeluarkan uang itu. Saya kesal ketika tdk ada yg menghargai perjuangan dan uang yang sudah saya keluarkan. Ga butuh banyak penghargaan, sedikit terimakasih mungkin akan melegakan. Tapi bbrp kali, itu pun tdk saya dapatkan.

Tapi lalu saya menyadari. Puji Tuhan, Tuhan tdk pernah menaruh saya di keadaan nol rupiah. Saya tetap berkecukupan. Saya tdk pernah harus jalan kaki krn tdk mampu membeli bensin si Obil. Saya tdk pernah kelaparan krn tdk punya uang utk beli makanan. Dan bahkan saya dilimpahi berkat luar biasa karena masih bs membeli cakwe dan martabak di depan sekolah. Es doger, soto betawi, mie ayam, dan oriental bento.

Saya kesal sm sekolah Uta krn mewajibkan muridnya ikut manasik haji dengan biaya besar. Ketika saya bilang Uta tdk ikut, mereka ttp mewajibkan membayar walaupun tdk ikut. Akhirnya saya membayar. Dua ratus ribu rupiah. Gedeg bgt.

Tapi lalu saat saya bercerita pada Andre, dia berkata dengan santai dan mendamaikan "Berat ya dek, tapi sudah, jangan dipikirin. Setiap kali kita memberi sesuatu pd orang lain, sudah relakan saja. Ikhlaskan. Walaupun kita tdk mendapat apa2, Tuhan melihat kok. Jd biar Tuhan yang membalasnya. Tuhan akan melimpahkan rejeki bagi org yg ikhlas membantu org lain."

JLEB!!!! Tapi benar adanya..

Tuhan tdk pernah membuat seseorang miskin hanya karena ia membantu org lain. Saat saya mengeluarkan 200ribu utk sekolah Uta, esoknya saya mendapat rejeki lainnya. Cepat ya Tuhan bekerja. Hehehe.

Mamah sekali lg pernah berkata, "Kalau kita bersyukur, Allah akan kasi kita lebih dek. Tp kl kita ga beryukur, kita akan merasa kekurangan terus."

Oh, ini buah ya. Buah dr puji syukur saya tiap pagi pd Tuhan. Maka Tuhan memberi saya lebih utk bs saya nikmati dan jg bs saya berikan utk org lain nikmati.

Dan skrg saya msh bs duduk di sini. Di depan sebuah komputer yang internetnya aktif 24jam. Memakan tempe goreng tepung yang lezat. Membalas tweet bbrp tmn dengan BB yang pelayanannya jg 24jam penuh. Membalas sms secara santai krn pulsa terus ada. Menciumi Uta yang mau berangkat sekolah. Membeli beberapa baju yang saya suka secara online. Merencanakan perjalanan berikutnya. Dan tersenyum. Tanpa hutang.

Fabbi ayyi alla irobbikumma tukadziban..
Maka nikmat apa lg dariKu yang engkau sangsikan..

Yuk bersyukur yuuuuk..Kalau setiap syukur dr hati membuahkan rejeki, maka beryukur saja terus dan Tuhan yang akan sll jaga kita hidup. Ajieeeeeh..Prikitiuuuwwww..

Senyum dulu ah.. :)

*Tambahan syukur:
1. Bapak, makasi banyak ya masih mau kasi uang jajan utk anakmu ini jalan2.. :)
2. Mamah, terimakasi ya sudah mengijinkan anakmu ini membajak supirmu utk menjemput
3. Silka, makasi ya ak boleh pinjem backpackmu dan tukeran kamera selama ak jalan. :)
4. Andre, makasi ya doa2nya dan kehadirannya. :)
5. Tuhan, makasi ya buat semuanyaaaa.. Baik bgt si Tuhan iniii.. Salam cups!!Muah!!

Sapaan:
Halo teman2nya mamah yang skrg jd pembaca blog ak..Selamat datang.. *toss pantat..

Posted by Rembulan on Sep 28, '10 11:53 PM for everyone
Ya, itu yg saya lakukan skrg. Menyeret bokong. Hehe. Sudah berapa lama ya blog ini saya tinggalkan. Saya sempat beralih ke blogspot, tapi lalu saya merindukan blog saya ini. Maka skrg saya tahu, saya akan menulis (mengetik?) tentang hidup saya di sini dan blogspot hana sbg blog kreasi. Mengerti maksud saya? Ya begitulah, saya agak malas menjelaskannya. Huahaha.

Jadi apa yang baru dr hidup saya? Ah tdk ada. Saya menikmati setiap rutinitas yang ada. Saya bersyukur utk setiap hembusan nafas yang menjadikan saya semakin kuat. *terpengaruh buku yang br saya baca pagi ini ni gaya bahasa saya - bukunya bagus btw, saksi betapa Tuhan bekerja dgn cara yang luar biasa, diluar akal manusia*

Bbrp hr yang lalu saya mengunjungi pembukaan pameran lukisan. Sbnrnya saya dtg krn diajak nonton teman saya manggung saat pembukaan pameran itu, tapi krn waktunya molor sangat, pd akhirna saya hanya menikmati lukisan2 yang dipamerkan, lalu makan bubur bersama teman2 saya di Pecenongan, dan pulang. Hehe. Ini lukisan favorit saya. Judulnya Romantic Moment. Oleh Erizal AS. Melihatnya pertama kali, saya merasa seperti terbawa terbang dan melayang oleh kedua kuda yang sdg penuh cinta itu. Saya sampai bengong (dan mengkhayal) di depannya utk bbrp saat. Sblm Onya - teman saya - akhirnya menyeret saya pergi. Hihihi.

Dan saya memaksa Onya utk memilih satu lukisan kesukaannya. Onya bilang tdk ada, tp saya blg harus ada. Hahaha. Akhirnya Onya mengalah dan memutuskan menyukai lukisan ini. Togetherness. Oleh siapa saya pun tdk tahu. Thera jg menyukainya, jd votonya berdua saja. :)
Oh ya, ibu yang satu ini akhirnya sudah diwisuda. Doktor Kissumi Dwiyananingsih. Caelaaaah. Makin susah aja dkejar anaknya. Hihihi. Tdk lama setelah prosesi wisuda selesai, beliau keluar aula dan saat dtanya mau kemana sm panitia, beliau blg mau voto, tapi lalu mendekati kami (anak2nya) lalu bilang "Huss..Huss..Kabur yok, cr makan di luar aja. Di sini panas!!" Huhuahahahaha....

Ah ya, kabar Uta? Baik2 saja..Ini voto terbarunya bersama saya. Baru semalam diambil saat kami sdg main gendong2an (tdk adil krn hanya dia yg bs digendong sbetulnya, jd bukan gendong2an). Rambutnya sdh panjang dan sebulan sekali saya yang memotong poninya. Dia blg tdk usah dipotong di tukang cukur krn ibu bs potong rambut Uta. Hehehe. Dan saya tdk memperbolehkan rambut belakangnya dipotong, biar panjang aja. Nanti kl sdh msk SD tdk boleh panjang soalnya. Huhuhu. Jd skrg biar dipuas-puasin. :p

Dan oh, akhirnya paspor saya jadi juga. Keukeuh tdk mau menggunakan jasa calo, saya mengurus paspor saya (dan Aldi) sendiri. Sendiri, krn Aldi cm dtg pas voto doank. Kurangajar memang dia, harusnya dia byr saya sbg calonya. Hihihi. Puji Tuhan voto saya tdk terlihat spt TKW. (Inget voto paspor pertama saya, ya ampun, menyedihkan. Mana keluar negeri pertama ke Singapore Malaysia lg. Sendirian lg. Bener2 dikira TKW kayaknya. *Sigh)

Yap..Itulah sekilas seretan bokong saya di pagi hari di hari Rabu ini. Dan ya, saya belum mandi. Hehehe. *kok bangga???

Senyum dulu ah..Salam UNYU dr saya dan Onya!!


Posted by Rembulan on Sep 24, '10 8:41 PM for everyone
Ah-mazing!! Witty..



Posted by Rembulan on Sep 18, '10 7:09 AM for everyone
Hi..Low..

Laugh burst me when I had these mini pillows done. Why is that?


See any difference?


NO??

Lemme put them in zoom mode..

YUP!!!

A stupid yet laughable (any such word?) stupidity. After I finished backstitching one of the mini pillow and turned  it over, I was confuse. Something wrong with this pillow. Eeer...Oh shoot, I haven't had the applique stitched. Huahaha. So I ended up glued them on.

Something called stupidity..*shaking my head off..

Oh btw, less laughable one, but I have to announce this!!

I CAN MAKE POM POM!!!! YAY!! SUPER YAY!! 

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Aug 26, '10 9:49 AM for everyone
Beberapa minggu lalu, Si Obil masuk rumasakit. Meluruskan bagian bekas saya menabrak pengendara motor waktu itu. Jadi, saya naik angkutan kmana-mana. Hehe. Saya sih senang2 aja, naik angkutan itu enak. Suka nemu sesuatu yang ga bs dtemuin dmana-mana. Dulu saya naik angkutan kemana-mana, saking hebatnya, saya bs lari mengejar Metromini dengan spatur 9cm saya, lalu HUP, tangan memegang pinggir pintu dan saya melompat naik. Hehe. Asik bgt, kyk di hutan gt. (???) Jadi saat tahu saya harus naik angkutan lagi, sempat takut tapi juga excited (apa tu Bahasa Indonesianya?)

Sibuk tanya supir dan teman2 kantor, saya harus naik apa. Akhirnya memutuskan utk mengikuti petunjuk Cici Koord saya utk naik Mayasari 213 dr dpn JDC (Slipi) lalu turun di Bendungan Hilir. Dari situ si saya tahu lah, mudah itu. Hehe.

Dan di hari pertama itu. Saya berlari mengejar 213 yang sebenarnya sdg menunggu penumpang. Hihi. Jadi tdk ada gunanya saya lari, karena setelah saya di dlmnya pun saya masih menunggu sekitar 8menit utk bis itu berangkat. Haha. Nah di situlah, di hari pertama itu, saya menemukan harta karun. :D

Yuk mbak, yuk bu, tiga ribu saja. Kecil-kecil tapi sangat berguna. Kecil-kecil cabe rawit. Yuk bu yuk mbak, tiga ribu saja. Mudah cara menggunakannya. Cukup beli satu utk seumur hidup, kecuali kl ilang ya. Begini cara menggunakannya.....

Saya terpesona pada si bapak penjual benda kecil seharga tiga ribu saja itu. Mata saya tak lepas. Saat saya tahu itu benda apa, saya yakin saya akan (dan HARUS) membelinya.

Apakah benda itu?

Siapkan sibendatigaribusaja dan satu jarum..


Masukkan si jarum ke dalam sebuah lobang kecil di atas sibendatigaribusaja..


Tekan bagian kuning di kiri, kalian akan melihat sebuat pengait keluar dr arah sebelah kanan..


Selipkan benang ke dalam pengait..


Lepas penekanan ke bagian kuning. Tarik si jarum.

 
HOREEEEE!!!! Benangnya masuk ke dalam jarum!!! Tanpa inceng, tanpa tambahan minus di mata, tanpa rasa kesal. Oooooh, sangat berguna. Sibendatigaribusaja. :D

Hari pertama itu, memberi saya harta karun!! Haha. I love 213.. (???) 

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Aug 26, '10 9:16 AM for everyone
Ehem..Dear loved one(s)..I wud love to have these babies.. :)

Link London Effervescent - Tiff. n Co


Line Layers Ring - Tiff. n Co.


Oh but NO, I'm not greedy, one will be enough for me..This one.. :)

Link London 4 Beads Ring - Tiff. n Co.


Don't you think I'm a good woman. A good woman will surely deserve this, aite? Thank you. Love you. :)


Posted by Rembulan on Aug 19, '10 10:27 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Dulu, seperti yg saya bilang, saya benci photoshop. Benci krn ngga bisa. Hehe. Pokoknya kl ngga bs, saya benci dan tertantang utk menaklukkannya. Dan skrg, ahirnya, saya bs memakai photoshop ini dgn lbh bersahabat. *akur, jabat tangan..

Saya sll kagum dgn voto spt ini, yg dlm 1 frame ada gbr 1 org yg sama tp di bbrp tmpt di frame itu dan dengan gaya berbeda. Dulu saya pikir susah pasti bikinnya. Dan ini adalah tujuan utama saya ngulik photoshop (selain utk bikin desain kartunama, desain banner, desain stiker, desain brosur dan bla bla bla - banyakan "selain"nya). Maka kemarin saat saya sdg getol bosen mau ngapain, saya coba aja bikin. Utk pertama, voto saya dl. Kenapa? Ya gapapa, saya narsis aja. Hehe.

I know it looks corny, but it's okay. I'm just too happy I can do what I believed I can't.. :)

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Aug 17, '10 7:48 PM for everyone
Aldi setelah selesai mematai blog saya: Km knapa ngrasa jauh dr Tuhan? Ini kan bulan puasa. Waktu yg bgs utk mendekatkan diri sm Allah..

Saya: Engga laaaah. Bulan puasa, smua org rebutan cr pahala. Rebutan mendekatkan diri. Penuh Tuhannya, sibuk.. Jd mending mendekatkannya nanti aja pas uda ga puasa.. 

Aldi: Ye..??? *diam, tp sepertinya dia mulai memikirkannya secara logis dan mengamini pemikiran saya..hehe..

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Uta, menyuapi dirinya sendiri dengan nasi dan sayur: Mama, puasa itu bagus lhooo..
Mamanya Uta: Lah km knapa ngga puasa?
Uta: Karena Uta masi anak kecil. Anak kecil itu ga harus puasa.
Mamanya Uta: Halah..alasan!!

Tak berapa lama..
Uta: Ibu, ibu sedang apa?
Saya: Beresin barang nak..Ini nanti mau ibu pindah ke rumah kelapa.. (Uta nyebut rumah saya, rumah kelapa)
Uta: Boleh Uta bantu?
Ibu: Kuat nak?
Uta: Kuat donk, kan Uta uda besaaaar..
Mamanya Uta teriak dari dapur: Kl uda besar, puasa donk!!
Uta melihat ke arah saya: Eh, Uta masi kecil denk..Tapi bs kok bantu ibu..
Saya dan mamanya Uta: Wuuuuu!!!!

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Saya: Sore prince!!
Uta tersenyum tp agak menjauh..
Saya: Heeey, kok ibu ngga disambut?? Smooch..*saya mendekatinya
Uta mundur 1 langkah lalu berbisik: Ibu, ada temen Uta ibuuuu. Jangan ciuuum.
Saya: HAH??!! *elus dada

Senyum dulu ah..

Posted by Rembulan on Aug 11, '10 9:42 AM for everyone
Saya sudah berjualan secara online lbh dr 3tahun. Sbntr lg 4tahun malah. Selama ini saya srg membaca cerita2 teman sesama penjual yang votonya dipake toko online lain lah, yang catatan pembukanya dijiplak habis2an lah, yang promonya dikopi secara persis lah, dan saya hanya diam. Srg saya membaca deretan komen di bwhnya dan pada akhirnya mengetahui kalau sang empunya toko online jd mrh atau bahkan membuat satu post sendiri utk menjelaskan perihal perkara. Ada yang terang2an membuka ID multiply sang penjiplak dan ada yang masih menutupinya tetapi jika dtanyakan, akan ttp djawab secara prbadi. Sekali lagi, saya hanya diam.

Selama ini bbrp kali saya dtanyakan tentang voto yang mirip voto produk saya tapi ada di toko online lain. Saya sempat memeriksa (walaupun tdk ada bayangan apa yang akan saya lakukan kalaupun benar voto produk saya diambil) tetapi Puji Tuhan itu bukan voto produk saya. Mungkin sama cara pengambilan votonya saja. Jd saya masih tenang. Tdk pernah terbayangkan kalau ternyata hal ini bs mengenai saya jg. Hehe.

Td ada yang memberitau saya, voto produk saya dpakai toko online lain yang juga menjual spatuw. Cap "Moonaddict" dihilangkan, diganti warna putih polos. Saya cb memeriksa dan benar adanya. Saya berpikir keras, apa yang hrs saya lakukan ya? Hihi. Bingung malah.

Lama2 banyak sekali pembeli saya yang menanyakan hal ini kepada saya. Sementara saya masih  belum tahu hrs berbuat apa. Hehe. Jd selama para buyer memberitahu, saya hanya menjawab "Iya, tau kok..Makasi ya mbak udah dberitahu. :)" dan tetap bingung mesti ngapain. Hihi.

Dan Tuhan Maha Mengetahui, mengetahui bahwa umatnya yang satu ini sulit utk bertindak keras ke org tak dikenal dan lbh memilih menjauhi friksi. Malam ini, ada pesan pribadi ke saya dengan tulisan "Halo mbak Bulan. Aku ***** (maaf ya saya simpan sendiri saja), aku mau minta maaf sudah mengambil foto sepatu di MPnya mbak. Iya mbak, aku salah. Maaf ya mbak. Aku ambil jalan pintas utk dpt rejeki. Maaf ya mbak. Aku janji tdk akan ulangi lg. Maaf mbak."

Lega. Saya bahkan tdk hrs menghubunginya terlebih dahulu. Hehe. Tuhan Maha Baik lah. Hehe.

Senyum dulu ah..

Oh btw, saya menjawab pesan pribadi itu kok. Saya tak sampai hati tdk membalasnya, krn dia sudah merasa salah saja sudah cukup bagi saya. :)